Wednesday, 16 April 2014

Brussels Day 1 (Part 1)

12:08 Posted by tyas wirani , No comments
di sela-sela assignments dan deadlines, saya dan beberapa teman merasa jenuh. siapa bilang kuliah di luar negeri enak? karena sebenernya kuliah di luar negeri itu tidak seindah foto-foto hha. nah, karena beberapa minggu lalu lumayan ada break sehari engga kuliah, maka saya dan beberapa teman berencana ke Brussels! akhirnya kami ke luar negeri! huahahahahaaa *maaf ya agak norak mwehehehee*

kami ke Brussels naik Eurolines, biayanya menurut saya sih murah meriah (ongkos PP 31). booking tiket via web juga gampang banget, tinggal pilih jadwal, isi identitas diri (jangan lupa siapkan ID), dan bayar online. tadaaa! tiket dikirim ke e-mail anda. oya, kalo mau ke Brussels sehari aja bisa naik kereta. biayanya dua kali naik bus dan lama perjalanannya setengah kali biaya naik bus (naik bus 2 jam).

perlu diketahui, kami berlima engga ada persiapan sama sekali ke Brussels. pokoknya cuma mau naik Hop On-Hop Off Bus aja selama dua hari huahahaa. parahnya lagi, kami sebenernya mau booking kamar tapi sayangnya pembayaran di booking.com hanya menerima pake kartu kredit. di antara kami berlima jelas engga ada yang punya kartu kredit. akhirnya, kami bener-bener pasrah deh soal penginapan. rencananya mau nyari sesampainya di sana. berhubung saya ini orangnya perlu persiapan ekstra kalo mau bepergian, malam sebelum berangkat, saya cari info tentang Hop On-Hop Off Bus, peta Belgia khususnya Brussels, dan alamat penginapan di dekat Noord-Station Brussels.

Jumat 28 Maret, saya dan teman-teman berkumpul di halte Eurolines di Jaarbeursplein. kalo ke halte ini jangan kaget ya kalo engga nemu apa-apa hha. pokoknya halte ini di deketnya Beatrix Theatre dan di situ banyak taksi.

halte Eurolines yang ada bapak-bapak sama koper 

WC dan tempat nunggu bus 

 Beatrix Theatre, jangan khawatir pokoknya kalo uda liat ini berarti uda di deket halte Eurolines

liat kan tulisan Eurolines? hha ini nih haltenyaa :D

sebelumnya maaf ya, ga sempet foto di dalem bus kaya apa. yah standar kaya bus di Indonesia gitu tapi pake seatbelt dan ada toilet di deket pintu keluar bus. perjalanan cuma 2 jam dan menurutku itu ga kerasa karena pemandangan di pinggir jalan indah banget. sebenernya mirip-mirip lah sama pemandangan di Indonesia, cuma lebih bersih dan lebih kosong aja. kalo di Indonesia, tiap ada lahan kosong pasti dibuat perumahan huehehee.




setelah nyampe di Noord-Station Brussels, kami mulai kaya anak ilang. masuk ke dalam stasiun dan nyari-nyari bagian informasi aja luamaa banget hha. di bagian informasi kami disarankan untuk beli tiket train (cuma 2) dan tiket ini bisa dipakai untuk seharian selama di Brussels. oya, sempet agak takut pas di Brussels karena orang-orang pakenya bahasa Prancis dan dikit yang bisa bahasa Belanda (yaelah, kaya situ mahir bahasa Belanda aja :P). pas saya ke toilet, tanya sama orang-orang tentang Centraal Station Brussels juga pada jawab pake bahasa Prancis T.T

beruntungnya kami pas di Noord Station ketemu bapak-bapak berbahasa Prancis yang baik hati nunjukin jadwal train ketika hari biasa. maklum, kami salah liat jadwal di bagian jadwal untuk weekend huahahaa. merci monsieur :D

Gare de Bruxelles-Central Station Brussel-Centraal

sesampainya di Centraal Station Brussels, kami langsung menuju bagian informasi dan bertanya dimana kami bisa beli tiket Hop On-Hop Off Bus. si meneer petugas di stasiunnya bilang kalo kami bisa beli di luar stasiun, ntar keliatan banyak bus tingkat. oke deh, akhirnya saya dan salah satu teman, Mita, keluar duluan.

tiba-tiba pas lagi jalan ada yang nyeletuk "orang Indonesia ya?" bingung deh itu suara dari mana ya. eh ternyata dari arah berlawanan ada cowo orang Indonesia. seneng banget dong ketemu orang Indonesia di antah berantah. akhirnya kami berlima kenalan dengan beliau dan kami pun diajak jalan-jalan keliling Brussels Centraal. engga cuma sampe di situ, kami dimasakin plecing kangkung dan ditawari untuk nginep di apartemennya. what a lucky day! alhamdulillah banget pokoknyaa. *terharu*

tujuan terdekat setelah keluar dari stasiun adalah Brussels Town Hall. kalo liat yah, bangunan di sekitarnya sebagian temboknya dicat dengan emas. percaya deh E M A S buat cat tembok hahahaa. lalu kami masuk ke gereja yang isinya juga emas. ada peti emas, trus patung-patung emas. tapi sayang kami engga diperbolehkan untuk memotret. soalnya gereja ini juga digunakan untuk ibadah.

Brussels Town Hall 

yes, that is gold over the wall! 

pengemis jalanan berkostum emas. we took pictures with him ;)

perjalanan kami lanjutkan masih di seputar Brussels Central. oya, orang Indonesia yang jadi guide kami berasal dari Gili Trawangan, namanya Mas Andi. dia mengajak kami ke toko cookies tempat adek pacarnya bekerja. sekali lagi, mungkin bener ya, yang namanya rizki dari Allah itu engga terduga. kami dapat cookies gratis! yay!

toko pusat J. Dandoy

cookies dan cetakan-cetakan coklat

setelah dari Dandoy, kami mampir beli waffle. wafflenya bedaaa banget sama waffle Belanda. waffle Belgia ini empuk tapi renyah, gimana tuh hha. ya pokoknya gitu deh. kami beli waffle yang ada buahnya, harga sekitar €5. oya, tau engga selain coklat, Belgia terkenal karena apa?

Mannekin Piss!
saya engga kepotret T.T salah fokus malah yang kepotret oma-oma

engga tau kenapa ini patung terkenal banget, padahal pipis gitu yah -__- tapi kayanya ini tentang expressing freedom atau semacamnya gitu deh. hha, maaf engga terlalu ngerti tentang filosofinya. oya, Mannekin Piss juga punya kostum dan dia dipakein kostum sesuai dengan occasion.

hmm kayanya cerita disambung ntar-ntar lagi ya. karena bakal panjang banget huehehee. anyway, liburan periode ini rencana saya ke Italia batal karena tugas periode kemarin masih ada dan udah ada tugas baru untuk periode depan. see, Dutch system always make you busy. druk, druk, druk! and they love being busy.

0 comments:

Post a Comment